Di Saat Terang Datang Menyinari Bumi
dan Pergi, Berganti Menjadi Malam
Bulan dan Bintang Pun Muncul
Untuk Menyinari Bumi dari Malam Yang Gelap
Malam Itu Terjadi Obrolan Kecil
Antara Bulan dan Bumi
'Hey Bulan Kenapa Kau sedih' Kata Bumi
'Aku Sedih Bumi '
'Kenapa ?'
'Tak ada bintang yang mau menemani ku dalam Malam, Semuanya Pergi. Aku selalu Menemani Mereka dengan Penuh Kasih sayang, tapi lama Kelamaan Cahaya Bintang Mulai Redup dan Mereka Pergi meninggalkan ku Wahai sahabatku Bumi'
'Jangan Lah Sedih wahai Sahabatku Bulan, Biarlah Bintang" itu Pergi saat ini. Tapi aku Yakin Mereka Akan Kembali Dan Menyadari Betapa Berharga dan Pentingnya Engkau Bulan'
'Tapi Hati ini Terasa Sakit bumi, Aku Selalu menunggu mereka Setiap Malam !!'
'Bersabarlah Kawan ... Penantianmu Tak Akan sia-sia, Tuhan Pasti Akan Mempertemukanmu dengan Bintang Sejati. Bintang yang Selalu menemanimu untuk menyinari ku saat Gelap'
' Terima kasih Teman :) '
Bulan Terus Bersinar Dengan Ceria
Dan Menanti Bintang Sejatinya
Dia yakin bahwa Penantian, kesetiaan, dan Cintanya
Tidak Akan Sia - sia
Dia Percaya
